Dari namanya sudah terdengar indah yah, dan Subhanallah ternyata setelah aku melihatnya sendiri tempat ini secantik dan seindah namanya. St Mary's Island adalah rent houseku, landlordku adalah Mr. Paul Thomas, beliau British asli, selama 2 bulan lebih aku tinggal di Inggris belum pernah sekalipun aku bertemu dengannya. Kami hanya berhubungan lewat email, dan bila aku ingin melakukan pembayaran rent house aku langsung mentransfer uang ke rekeningnya. Apabila ada kerusakan yang terjadi di rent houseku aku tinggal mengirim pemberitahuan lewat email dan esoknya Mr. Paul langsung memanggil tenaga ahli untuk membetulkan segala kerusakan. Kenapa aku sebut tenaga ahli walaupun hanya electrician disini gak bisa sembarang orang karena harus punya licence, semua dilakukan secara profesional dan mengikuti safety procedur yang berlaku. Awalnya aku pikir ribet juga yah tapi memang seperti itu Inggris semuanya harus ada aturannya.
16 woodlark road, St Mary's Island, Chatham Maritime, Kent, itulah alamat rent houseku, sekitar 20 menit berjalan kaki kalau dari kampusku di University of Greenwich, dan kalau mau pergi ke Chatham town centre untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari biasanya aku naik bus sekitar 10 menit, cukup jauh memang tapi tidak apa-apa aku sudah merasa nyaman dengan rent houseku ini, karena selain landlordnya baik di sini semuanya wanita jadi aku merasa secure padahal biasanya rent house di Inggris itu untuk mixed gender.
Bentuk rumah di St Mary's Island
Rent houseku ini dekat sekali dengan dockyard (semacam dermaga) tapi biasanya hanya kapal pesiar yang ada di sini. Kapal pesiar indah, cantik, and stunning. Kebayang kan indahnya...di pinggir dockyard setiap pagi kita akan melihat angsa putih cantik yang sedang bermain dengan kawan-kawannya, di langit biru bersih kita bisa melihat burung-burung indah berterbangan, Subhanalllah, What a nice place?... Ini foto-fotonya..
Welcome to St Mary's Island
Snow....^o^
Winter...^^
Dari dockyard untuk menuju rumahku masih harus berjalan sekitar 5 menit lagi, rumah disini bentuknya hampir seragam satu dengan yang lainnya, dan yang pasti setiap rumah memiliki halaman yang cukup luas. Kata temanku standar rumah di Inggris memang harus memiliki halaman entah untuk bermain anak-anak atau untuk rumah kayu kecil tempat menyimpan barang-barang bekas atau kebutuhan berkebun.
In front of my house
In front of my Room...^u^
Setiap rumah yang ada disini pasti memiliki kendaraan pribadi dan rata-rata rumah disini tidak ada pagar, jadi pintu rumah langsung berhadapan dengan jalan raya. Mobil pribadi diletakan begitu saja di pinggir jalan dekat rumah yang terpenting tidak menghalangi orang lewat. No worries about security, Insya Allah disini aman mungkin karena penduduknya sudah makmur dan mereka juga educated yah? Allhamdulillah...
Back to my rent house, dibandingkan dengan yang lain rent houseku ini secara fisik bntuknya paling kecil dan tempatnya agak tersembunyi, mungkin itu yang menyebabkan harga kosanku ini cukup murah. Namun, saat kita berada di dalam rumah kita akan langsung merasakan rumah ini sangat nyaman, ada 4 kamar tidur, 1 kamar mandi besar yang terletak diatas, 1 kamar mandi kecil di bawah, living room, meja & kursi makan, 2 buah kulkas besar, burglar alarm (security services), fire alarm, dapur yang sangat lengkap bahkan lebih lengkap daripada dapur dirumahku sendiri mulai dari microwave, dishwasher, oven, kitchen set lengkap, dryer machine bwt baju, washing machine, cooker, roaster, boiler, etc semuanya disediakan oleh Landlordku untuk kami para tenant (penyewa rumah). Ini adalah salah satu bagian service dari landlord dan biasanya hampir semua dapur untuk mahasiswa di Inggris isinya seperti ini.
Karena dapurku yang sudah sangat menunjang aku bisa masak sendiri setiap hari, selain karena lebih murah lidahku juga tidak cocok dengan rasa makanan disini. Perbedaan harga antara masak sendiri dan makan di luar juga cukup significant misalnya sekali makan diluar itu bisa 7-10 pound tapi kalau kita masak sendiri hanya dengan 25 pound sekali belanja itu bisa mencukupi kebutuhan untuk 2 minggu, aku bisa saving money banyak banget kalau aku masak dan yang paling penting ketika aku masak sendiri insya Allah dijamin halal. Dagingnya dibeli dari toko yang bersertifikasi halal, dan semuanya bisa diatur sendiri. Agak merepotkan memang karena setiap hari sebelum berangkat kuliah sehabis shalat subuh aku harus segera memasak lalu bersiap-siap tapi ini kulakukan because I have no choice dan lama kelamaan ini membuat aku untuk selalu terbiasa bangun pagi dan pandai memanage waktu dengan baik.
My private room, terletak di lantai satu sedangkan teman-temanku yang lain di lantai dua semua. Walaupun aku dibawah sendiri aku merasa bersyukur karena lebih dekat ke dapur, berhadapan langsung dengan kebun dibelakang rumah dan akses istimewa untuk bisa menonton TV (oiyah acara tv disini bagus & bermutu low) karena teman-temanku jarang menonton TV maklum mereka adalah mahasiswa undergraduate tingkat akhir jadi mereka sedang sibuk untuk membuat disertasi (setara dengan skripsi kalau di Indonesia). Unik yah padahal kalau di Indonesia disertasi itu untuk S3.
Disini benar-benar sepi dan tenang, belum pernah sekalipun aku mendengar keributan kecuali malam tahun baru itupun karena fireworks, terkadang aku merasa kesepian aku rindu dengan ramai dan padatnya Indonesia, tapi di lain pihak aku banyak mendapatkan keuntungan dengan tempat yang damai ini aku bisa lebih focus untuk belajar. Semoga Allah memudahkan studyku sehingga aku bisa lulus tepat waktu dan membawa kebanggaan untuk orangtuaku, agamaku dan bangsaku.
Sincerely,
Rika reviza rachmawati










2 comments:
assalamu'alaykum...
lihat postingan di website PKS piyungan, langsung pengen berkunjung...
semoga suatu saat bisa menyusul belajar kesana.. aamiin..
waalaikumsalam,, Amiin yaa rabb,, come to the UK and you will find how beautiful England...^0^
Post a Comment